Undang Guru RA, Wabub Sleman Ajak Tulis Qur’an Follow The Line

Kemenag Sleman (humas) – Sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada guru hari ini, Sabtu (1/12)  Wakil Bupati Sleman Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes mengundang Guru Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Sleman hadir di rumah dinas Wakil Bupati, untuk bersama sama mengadakan kegiatan Gerakan Literasi Sleman Menulis Al Qur’an dengan metode “Follow The Line”. Dalam keteranganya Wabub Sleman  menyatakan “menulis dengan metode Follow The Line merupakan sesuatu yang luar biasa dan saya merasa terpanggil untuk memasyarakatkan gerakan menulis qur’an ini, karena ketika menulis akan membacanya lebih pelan dan lebih bisa menghayatinya“. Kegiatan ini kita jadikan embrio yang akan berkesinambungan. Sekarang guru RA kedepan semua guru akan kita giatkan untuk menulis Qur’an. Saya juga mengucapkan terimakasih Kepada Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang telah menginisiasi kegiatan ini, imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Sa’ban Nuroni, MA menjelaskan bahwa kegitan Menulis Al Qur’an dengan metode Follow The Line  (menebalkan) hari ini dalam rangka rangkaian peringatan Hari Guru yang juga merupakan tindak lanjut dari Kegiatan Gerakan Literasi Sleman Menulis Al Qur’an yang sudah terlaksana dalam rangka Hari santri 2018 pada tanggal 20 Oktober 2018, dengan peserta 25 Ribu terdiri dari pelajar Madrasah, Rohis SMA/K dan santri se Kabupaten Sleman. “dan di Hari Guru ini sebagai apresiasi kepada para guru, kita berikan kesempatan ikut serta dalam menulis Qur’an, didalam penulisan ini ada pendidikan karakter yang bisa di sampaikan kepada peserta didik” Pak Sa’ban menegaskan.

Menurut keterangan kepala Seksi Madrasah H. Achmad Fauzy “saat ini Al Qur’an yang sudah terjilid dari hasil Gerakan Literasi Sleman Menulis Qur’an sampai saat ini sudah terjilid 50 Mushaf. Hasil dari kegiatan menulis hari ini dengan peserta 150 yang terdiri dari Kepala dan Guru RA,  dengan masing masing guru menulis 4 lembar, maka akan tersusun menjadi dan dijilid menjadi satu Mushaf Qur’an.(pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *