Diwisuda Online, Siswa MI Wahid Hasyim Dibikin Haru

Kemenag Sleman (MI Wahid Hasyim) – Moment wisuda yang telah diselenggarakan secara virtual Madrasah Ibtidaiyyah Wahid Hasyim ( MI WEHA) Rabu (22/4) malam membawa keharuan pada semua keluarga besar MI WEHA. Satu bulan sudah para siswa belajar menggunakan sistem daring atau online, bahkan mengikuti ujian juga lewat online, malam ini pun bagi kelas VI diwisuda secara virtual atau online. Wisudawan digantikan oleh boneka yang digerakan oleh robot yang dibekali alat komunikasi sehingga bisa bertatap muka lewat daring dengan kepala madrasah atau yang mewisuda.

Teknis ini sengaja dilakukan oleh Kepala MI Wahid Hasyim Sukron Muzamil, S.H. untuk memenuhi rasa tanggung jawab memberikan apresiasi kepada para siswa-siswi yang telah purna melaksanakan pembelajaran hingga level kelas VI dan telah menyelesaikan ujian secara online pada pagi harinya. Alhamdulillah mereka semua dinyatakan lulus dan bisa diwisuda pada malam hari ini.

Dalam keterbatasan situasi untuk melakukan pertemuan secara langsung dikarenakan wabah covd-19, MI WEHA tetap melaksanakan upaya memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap para siswa yang telah dinyatakan lulus melalui wisuda online karena ini merupakan tanggung jawab daripada pendidik untuk terus melayani, menyemangati bahkan memberikan hiburan kepada mereka kata Sukron Muzamil. Melalui pesan dan kesan yang disampaikan para wisudawan sangat menyentuh tentang kerinduan dan kecintaan mereka pada alamamater madrasah, penghargaan pada guru, dan ungkapan mereka telah mendapatkan bimbingan terbaik di MI WEHA adalah bukti nyata bagaimana pendidikan karakter yang dilaksanakan di MI WEHA yang beralamatkan di Jl. Cendrawasih No. 001 Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta membuahkan hasil.

Pendidikan karakter pada anak merupakan proses penanaman nilai etik dan religius yang diawali dengan mempraktekan pengetahuan yang dilihat dan dibiasakan dari lingkungan keluarga, guru, dan lingkungan madrasah. Good character dapat tercapai lewat para guru yang menjadi rule model bagi anak didiknya, sinergi antara orangtua dan sekolah sangat menentukan berhasiltidaknya pendidikan karakter tersebut. Terima kasih setinggi-tingginya kepada bapak ibu guru dan seluruh staf serta dukangan penuh orangtua sehingga ditengah keterbatasan ini MI WEHA mampu menyelenggarakan wisuda secara virtual (online). Semoga acara yang bertajuk Virtual Graduation MI WEHA tersebut mampu menginspirasi optimisme dunia pendidikan kita ditengah pandemi saat ini. (sm/hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *