Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kemenag Sleman Bagi Sembako

Kemenag Sleman (humas) – Adanya pandemi covid 19 menimbulkan dampak yang begitu luas, pemerintah mengharuskan masyarakat untuk mematuhi protokoler kesehatan pencegahan dalam rangka penecegahan penyebaran covid 19 yang diantaranya adalah “tetap dirumah saja”. Bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan harus berada diluar tentunya akan sangat berpengaruh pada pendapatan pemenuhan kebutuhan keseharian. Hal ini menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman dengan segera membentuk Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) yang diketuai Kasubbag TU H. Tulus Dumadi.

Bertempat di Kantor Kemenag Sleman Kamis (23/4) Tim Gugus Tugas melaksanakan Aksi Sosial Pembagian Sembako dan Donor Darah. Menurut Ketua Tim Gugus Tugas hari ini dibagikan 32 paket sembako seharga @1 juta untuk pondok pesantran dan 215 sembako seharga @ 200 ribu untuk 100 GTT Madrasah, 100 Guru Guru Ngaji, 10 Pelayan umat dan 15 PTT Bawah Atap yang telah didata dengan skala prioritas dengan mengelola dana Rp. 76 Juta yang berasal dari dana amal dan donasi dari PAH Kabupaten Sleman. Ditambahkan “selain aksi hari ini Kemenag Sleman bekerjasama dengan DWP telah membagikan 15 lusin masker, menerapkan protokoler kesehatan saat pelayanan di kantor dan memberikan himbauan-himbauan tentang pencegahan penyebaran Covid 19” imbuhnya.

Kepala Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni pada sambutan penyerahan bantuan menyampaikan “ Aksi sosial ini merupakan kepedulian kami untuk masyarakat yang terdapak adanya Covid 19, namun pada tahap satu ini  kami prioritaskan  untuk GTT di Madrasah, PTT Bawah atap, Guru Ngaji, pelayan umat. Dengan harapan dapat meringankan kebutuhan keseharian saat pandemi ini”, jelas Sa’ban Nuroni.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kemenag Sleman juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa tahun 1441 Hijriah dan berpesan agar melaksanakan ibadah dirumah bersama keluarga. (hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *