Nikah Bareng Virtual, Mengedukasi Masyarakat Menikah Dimasa Normal Baru

Kemenag Sleman (humas) – Pandemi Covid-19 telah menjadi global warning yang mengantarkan manusia menuju tatanan kehidupan baru pada semua aspek kehidupan.
Seperti halnya pada layanan pernikahan yang ternyata juga membuat terpuruknya sektor pariwisata pada bidang industri Wedding yang banyak dirasakan oleh jasa layanan pernikahan saat masa pandemi kemarin adalah dibatalkanya kontrak kerja.

Seiring telah masuknya ke masa transisi New Normal ini menjadikan GM Production yang bekerjasama dengan Fortais didukung oleh barbagai agen layanan wedding dan juga Kementerialn Agama Sleman, Bantul dan Kulonprogo menggelar “Nikah Bareng Virtual” (29/6/2020) yang ini adalah pertama di Indonesia.

Bersamaan dengan Hari Keluaga Nasional (Harganas) nikah bareng ini diharapkan dapat menggairahkan industri pariwisata dibidang EO Wedding, juga sekaligus mengedukasi masyarakat bagaimana menikah dimasa tatanan baru.

Hal ini selaras dengan Surat Edaram Dirjen Bimas Islam Nomor P.006/DJ.III/Hk.007/06/2020 tentang Pelayanan Nikah Menuju Masyarakat Produktif Aman Covid, Yang dikemenag Sleman sudah disosialisasikan Rabu (17/6/2020) oleh Kepala Kantor Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni.

10 pasang temanten mengikuti prosesi nikah virtual dengan rincian empat pasangan menikah di empat KUA di Sleman (Ngaglik, Depok, Turi dan Gamping), kemudian KUA di Bantul empat pasangan (Banguntapan, Kasihan dan Piyungan) serta satu pasangan menikah di KUA Kokap Kulonprogo, dan satu pasangan lagi yang menikah secara virtual adalah di Pendopo Agung Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.

Konsep nikah bareng secara virtual harapanya menjadi solusi terbaik bagi pasangan untuk menikah di situasi sekarang ini, yang sah baik secara agama maupun negara, aman dari sisi kesehatan dengan mengikuti prosedural protokoler kesehatan.(hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *