Sosialisasikan Edaran Menag Nomor 2 Tahun 2018, Dorong Dibetuknya UPZ Kementerian Agama

Kemenag Sleman (humas) – Potensi Zakat Aparatur Sipil Negara dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah 4.374 pegawai dengan perumpamaan zakat profesi 2.5% adalah 150 ribu maka akan terkumpul 656,1 juta per bulan atau 7,9 Milyar pertahun.

Hal tersebut dikatakan H. Muklas, M.Si. Kabid Penais dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Kanwil Kemenag DIY saat memberikan Sosialisasi Edaran Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Pembentukan UPZ Kementerian Agama di Aula Lantai III Kemenag Sleman (24/7/2020).

Muklas menambahkan, Jumlah yang luar biasa apabila bisa terealisasikan, dengan realiasi 225 juta per bulan dan itu masih jauh dari potensi yang belum tergali, maka perlu dibentuk lagi Unit Pengelola Zakat (UPZ) yang harapanya bisa mempermudah dan menampung zakat untuk selanjutnya di setorkan ke BAZNAS, pintanya.

Kepala Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni menyampaikan bahwa Kemenag tidak mempunyai kemanpuan untuk mengelolanya, sehingga diserahkan ke BAZNAS Kabupaten Sleman dan menghimbau agar ASN yang belum membayar zakat profesi ini segera membayarkanya.

Ini juga selaras dengan surat Kakanwil Kemenag DIY tentang penunaian zakat profesi yang bagi PSN muslim wajib menunaikan zakat profesi minimal 2,5% dari gaji pokok yang kemudian dipungut oleh UPZ dan disetor ke BAZNAS.

Acara yang penyelenggaraanya atas kerjasama dengan BAZNAS ini mempunyai harapan agar satker yang belum, segera membentuk UPZ dan kedepan tidak hanya dari Gaji namun zakat dari tunjangan yang lain. (hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *