Pondok Pesantren Ramah Anak, Bagian Pengembangan Kabupaten Sleman Layak Anak

Kemenag Sleman (humas) – Menjadi bagian pengembangan Kabupaten Sleman Layak Anak, Senin (27/7/2020) Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman bersama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman mengadakan Kegiatan Inisiasi Pondok Pesantren Ramah Anak. Mengundang 25 Pondok Pesantren di Kabupaten Sleman dengan menerapkan Protokoler kesehatan.

Kepala Dinas P3AP2KB dr. Mafilindati Nuraini, M.Kes menjelaskan harapan dari kegiatan inisiasi ponpes ramah anak ini adalah pengelola ponpes, wali santri dan santri serta pemangku memahami konsep pondok pesantren ramah anak yang aman, anti kekerasan, hijau, bersih sehat, inklusif serta menyenangkan dan kedepan Pondok Pesantren Ramah Anak ini akan kita Perdakan, tandasnya.

Ditambahkan Mafilidati “selain hal diatas santri juga dipenuhi hak-haknya supaya berimplikasi positif bagi santri yaitu tidak ada kekerasan, meningkatnya fisik dan psikis, prestasi meningkat dan menjadi rujukan ponpes ramah anak” imbuhnya.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Sangaji, SHI mengatakan “pesantren adalah tempat dimana terjadi transformasi awal dari suatu peradaban, yang didalamnya terjadi tranformasi pendidikan, ahlaq, kepribadian dan karakter dan itu butuh semangat yang kuat dalam pengelolaanya” jelasnya.

Sementara itu Kakankemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni saat menjadi pembicara menyampaikan “Pesantren adalah lembaga asli Indonesia dan tertua dengan prinsip kemandirian dan kesedarhanaan, para santri saat penjajahan adalah pejuang-pejuang yang mempertahankan Indonesia, dan saat ini lulusan pondok pesantren banyak yang menjadi pucuk pimpinan di negara kita” terangnya.

Sa’ban Nuroni juga berpesan pada seluruh peserta “perhatikan pikiranmu sebelum menjadi kata-kata, perhatikan kata-kata sebelum menjadi perilaku, perhatikan perilakumu sebelum menjadi kebiasan, perhatikan kebiasaanmu sebelum menjadi karakter, dan perhatikan karektermu karena itu akan menentukan nasibmu” pesannya.

Diakhir arahanya Kakankemenag Sleman menyambut baik program pondok pesantren ramah anak ini, dilanjutkan meminta kesediaan peserta yang dijawab serentak “setuju” untuk mendukung program ini.(hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *