Kakankemenag Buka Workshop Media Pembelajaran Daring Dan Serahkan Sertifikat Katibul Qur’an Siswa MTsN 7 Sleman

Kemenag Sleman (humas) – Pandemi Covid 19 berdampak pada proses belajar mengajar melalui daring, keadaan ini menuntut guru-guru sedemikian rupa harus mengeluarkan daya kretifitas dan inovasinya agar materi tersampaikan dengan tidak membosankan bagi siswa yang berada dirumah.

Bagaimana menjawab tututan tersebut, Selasa (28/7/2020) MTsN 7 Sleman mengadakan workshop pembelajaran daring bebasis microsoft 365. Seperti disampaikan Kepala MTsN 7 Sleman Dra. Titik Susilawati, M.Pd. “hari ini kami mengadakan workshop media pembelajaran jarak jauh berbasis microsoft 365 diikuti 40 guru dan 8 pegawai dalam rangka peningkatan profesionalisme di era kebiasaan baru ini” jelasnya.

Kasi Pendidikan Madrasah H. Achmad Fauzy yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa MTsN 7 Sleman telah 2 kali mengadakan pertemuan menyambut dual education sytem diantaranya adalah dengan kegiatan ini dengan narasumber H. Busroni Majid pemegang lisensi Microsoft 365.

Masih pada rangkaian acara tersebut Achmad Fauzy juga menyinggung tetang keberlanjutan program Penulisan Al Qur’an melalui metode Follow The Line, bahwa saat ini Kepala Kemenag Sleman juga akan memberikan sertifikat penghargaan bagi 150 siswa kelas 7 dan 8 MTsN 7 Sleman yang telah menyelesaikan 10 Juz.

Kasi Dikmad menambahkan “bangga bahwa sampai hari ini ternyata sudah 325 khatam menulis 10 juz, dan ini adalah bagian dari syarat untuk bisa mengambil Raport kenaikan kelas”, imbunya

Sebelum membuka Workshop, Kakankemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni menyerahkan Sertifikat bagi 150 penulis Qur’an metode Follow The Line dan Julid Juz 11 – Juz 20 bantuan dari BAZNAS Kabupaten Sleman yang diterima kamad MTsN 7 Sleman

Pada arahanya Kepala Kemenag Sleman kepada civitas MTsN 7 Sleman agar melaksanakan kebiasaan dan selalu melaksanaka “Cinta Mas Jajar” yaitu Cuci tangan, selalu berMasker dan Jaga jarak” termasuk pula dalam pembelajaran yang saat ini mengharuskan tidak tatap muka dan melaui daring.

Mengutip surat Al-Insyirah ayat 5 فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan“, Kakankemenag menggambarkan bahwa workshop ini adalah perjuangan untuk dapat memberikan layanan pendidikan sesuai kebiasaan baru, yang awalnya agak repot namun kedepanya diberi kemudahan bahkan bisa memberikan pengayaan karena siswa sudah bisa mempelajarinya terlebih dahulu melalui daring.

Terkait program Qur’an Follow The Line Kakankemenag berharap di tahun 2021 kita bisa mewisuda Katibul Qur’an 30 Juz, program ini adalah bagian dari penopang karakter siswa dan oleh Kakanwil Kemenag DIY diharapkan juga dilaksanakan Se D.I. Yogyakarta.

Pesan Kakankemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni kepada peserta agar memperhatikan pikiran sebelum menjadi kata-kata, memperhatikan kata-kata sebelum menjadi perilaku, memperhatikan perilaku sebelum menjadi kebiasan, memperhatikan kebiasaan sebelum menjadi karakter, dan perhatikan karekter karena itu akan menentukan nasib, pungkas sambutanya Kakankemenag berharap agar menerima kondisi ini dengan berinovasi. (hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *