Kakankemenag Sleman Tekankan Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Tugas Kepenyuluhan

Kemenag Sleman (humas) – Keberadaan Penyuluh Agama Islam di tengah-tengah masyarakat haruslah membawa kebermanfaatan dan hal positif, pada masa kebiasaan baru seperti saat ini, menjadi tugas penyuluh untuk turut serta dalam sosialisasi dan mencontohkan bagaimana pencegahan penyebaran covid 19.

Hal tersebut menjadi bagian yang disampaikan Kepala Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Penyuluh Agama Islam (22/9/2020) di Rumah Makan Taman Luku Jalan Kaliurang Sleman Yagyakarta.

Ditambahkan Sa’ban Nuroni, dimasa pandemi dan kebiasaan baru ini Penyuluh diharapkan tetap bisa melaksanakan tugasnya, namun tetap memperhatikan dan penerapan protokoler pencegahan Covid 19. “harapan kita bersama di tahun 2021 covid 19 sudah berakhir, sehingga bisa melaksanakan program yang lebih baik, termasuk internalisasi moderasi beragama dalam tugas kepenyuluhan, ditengah perbedaan dengan menerapkan moderasi maka kita akan dapat hidup berdampingan dan toleran”, imbuhnya.

Sementara itu dijelaskan sebelumnya oleh Kasi Bimas Islam H. Jaenudin kegiatan Rakordasi ini diikitu oleh 142 PAH dan 34 PAIF yang terbagi dalam 4 kali pertemuan 21 sampai dengan 24 September dengan agenda kegiatan penyusunan program kerja di masa kebisaan baru dan evaluasi. acara ini juga mengundang Narasumber dari BASNAS Kabupeten Sleman dengan materi Penguatan Ekonomi Umat Berbasis Masjid. (asw/hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *