Gandeng Berbagai Pihak, Kemenag Sleman Kuatkan Kemandirian Santri di Masa Pandemi

Kepala Kemenag Sleman H. Sa’ban Nuroni saat membuka kegiatan Penguatan kemandirian santri bidang ekonomi (8/4/2021) di aula lantai III Kemenag Sleman

Kemenag Sleman (humas)-Ditengah susana pandemi yang perlahan mulai terbuka, kembali Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Penguatan Kemandirian Santri Bidang Ekonomi Pondok Pesantren Kabupaten Sleman (8/4/2021) di Aula lantai III Kemenag Sleman.

Dilaporkan Sangaji, S.HI Kasi PD Pontren Kemenag Sleman, kegiatan ini mengundang 34 pondok pesantren yang terdata mempunyai usaha sejak awal proyek kemendirian santri tahun 2018, yang secara berkesinambungan sampai saat ini mendapatkan pendampingan dari Kementerian Agama Kabupaten Sleman dan juga pemda Sleman.

Santri mandiri berfoto bersama dengan Kepala Kantor dan Nara sumber

Disampaikan Kepala Kemenag Sleman Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA, saat membuka acara tersebut bahwa berbagai kerjasama telah dilaksanakan secara berkesinambungan untuk suksesnya kemandirian santri di Kabupaten Sleman. “hari ini kita hadirkan Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) dan juga Shopee untuk memberikan materi tetang teknik dan metode pemasaran melaui layanan online, selain itu santri mandiri ini akan kita usulkan menjadi program unggulan Kemenag Sleman ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi BIrokrasi” jelasnya.

Sementera itu dukungan penuh juga diberikan dari Sekertaris Daerah Bagian Perekonomian Kabupaten Sleman, dikatakan Oleh Hangya Hari Utomo, SP., MP. bahwa kegiatan ini akan dimasukan dalam program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2021, TPKAD adalah forum koordinasi bagi lembaga pemerintah mempercepat akses keuangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat untuk dapat dipermudah dalam pemenuhan permodalan pondok pesantren, terangnya.(hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *