514 Kafilah Ikuti Ajang MTQ Yang Dipusatkan di UTY

Sleman – Syiar Islam bisa dilakukan dengan banyak hal, Membumikan Al Qur’an menjadi salah satu kwajiban dari setiap muslim di muka bumi, generasi Qur’ani perlu dididik sejak dini, gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat (MTQ) Tahun 2017 Kabupaten Sleman atas kerja sama Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, LPTQ Kabupaten Sleman dan Kementerian Agama Kabupaten Sleman dilaksanakan Minggu (29/10) di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) ini diikuti oleh 514 kafilah utusan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Sleman.

Acara yang dibuka tepat pukul 08.30 WIB itu dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Rektor UTY juga jajaran Pimpinan dari Kemenag Sleman. Maksud dan tujuan dari pelaksaan perlombaan MTQ ini adalah untuk memberi wadah serta fasilitas bagi putra-putri kebanggaan Kabupaten Sleman dalam mengapresiasikan bakatnya dalam bidang tilawatil qur’an demi tercapainya putra-putri Sleman yang intelektualis dan agamis, hal itu disampaikan oleh Drs. Iriansyah saat melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, MSi. yang diwakili oleh Sekretaris Daerah H. Sumadi, M.H. sangat mengapresiasi banyaknya peserta yang terlibat dalam MTQ kali ini, membuktikan pembinaan putra-putri Kabupaten Sleman yang berjalan dengan baik dan diharapkan dapat terus ditingkatkan, sehingga dapat selalu mengimbangi perkembangan zaman yang tak pernah ada habisnya. Selain itu dari ajang ini diharapkan akan dapat memilih juara-juara yang akan dikirim pada MTQ tingkat Propinsi, juga yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa dari MTQ ini dapat melahirkan generasi generasi yang Qur’ani.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H. Sa’ban Nuroni, M.A, pada acara tersebut melantik dan mengambil sumpah 25 Dewan Hakim MTQ tingkat Kabupaten Sleman, selain merasa bangga Pak Sa’ban juga bersyukur dan berharap semoga MTQ ini menjadi momentum umat Islam di Kabupaten Sleman untuk lebih mencintai, mendalami dan mengamalkan Al-Qur’an, serta mendakwahkan Al-Qur’an. Sehingga terwujud masyarakat yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur,” tutur Pak Sa’ban. (Merta)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.