Alur Pendaftaran Haji; Pembayaran di Bank dan Pendaftaran di Kemenag

Syarat dan prosedur pendaftaran haji sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 14 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler dan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2015 tentang Perubahan atas PMA Nomor 14 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler

  1. Proses di Bank

Membuka Rekening Tabungan Haji dengan setoran minimal 25 juta rupiah (BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Muamalat, Permata Syariah, Panin Syariah, Niaga Syariah, Mega Syariah, BTN Syariah)

Meminta diterbitkan Nomor Validasi Bank Asli

Foto untuk haji (Ketentuan Khusus)

Foto berwarna dengan latar belakang putih, dicetak 80% wajah

Ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar

Ukuran 3 x 4 sebanyak 5 lembar

  1. Proses di Kantor Kementerian Agama

Meminta diterbitkan Surat Permohonan Pergi Haji (SPPH)/Nomor Porsi dengan syarat sebagai berikut :

  1. Buku rekening Tabungan Haji Asli dan Fotokopi Buku Tabungan Haji 1 lembar
  2. Nomor Validasi Bank Asli
  3. KTP Asli dan fotokopi 1 lembar
  4. Kartu Keluarga (KK) Asli dan fotokopi 1 lembar
  5. Surat Nikah Asli dan atau Akta Kelahiran Asli dan atau Ijazah (SD/SMP/SMA) Asli dan fotokopi Surat Nikah Asli dan atau Akta Kelahiran Asli dan atau Ijazah (SD/SMP/SMA) 1 lembar.
  6. Foto untuk haji (ketentuan khusus)

Foto berwarna dengan latar belakang putih, dicetak 80% wajah

Ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar

Ukuran 3 x 4 sebanyak 5 lembar

  1. Sudah mengetahui golongan darah
  2. Pendaftar hadir langsung (tidak bisa diwakilkan)
  3. Tidak memakai pakaian dinas
  4. Memakai pakaian selain warna putih
  5. Khusus perempuan, wajib berjilbab (selain warna putih)
  6. Tidak mengenakan kaos

Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi layanan haji Kementerian Agama Kabupaten Sleman 0274-869368

2 comments to “Alur Pendaftaran Haji; Pembayaran di Bank dan Pendaftaran di Kemenag”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. sy sdh daftar tunggu 2018 dgn status janda. Skarang sdh nikah dgn calhaj daftar tunggu thn 2019. Dulu waktu daftar posisi blm kenal. Bgmn cara kami agar bs berangkat bareng ? Krn skarang sdh suami istri ? Mohon bantuanya agar bs berangkat bareng. Trima kasih

    • Suami istri yg terpisah keberangkatan, bisa mengikuti salah satu dengan cara mengajukan penggabungan. Dengan catatan ada kebijakan, pada tahun keberangkatan yang lebih awal (tahun 2018). Syarat dan ketentuan lainnya silakan untuk lebih jelasnya, silakan bisa segera menghubungi Kantor Kemenag setempat. Untuk Call Haji Kemenag Sleman (0274) 869368

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.