Belajar Adiwiyata SMK Muh. Pakem Kunjungi MAN Tempel

Tempel – Tiada kesuksesan tanpa usaha. Hal ini tampaknya menjadi keharusan bagi siapapun yang ingin memperolehnya. Demikian juga halnya dengan MAN Tempel. Sebagai tindak lanjut setelah meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, MAN Tempel telah menjalin kemitraan dan kerjasama dengan beberapa sekolah untuk menjadi sekolah binaan, di antaranya SMK Muhammadiyah Pakem.

Tim Adiwiyata SMK Muhammadiyah Pakem yang terdiri dari Guru dan peserta didik sebanyak 17 orang berkunjung ke MAN Tempel, Rabu, (17/2). Kepala MAN Tempel Rahmat Mizan dalam sambutannya mengatakan, MAN Tempel sebagai madrasah yang telah memiliki predikat adiwiyata, harus mampu menjadi pelopor kepedulian lingkungan, khususnya kepada sekolah mitra, jangan segan mengkomunikasikan hal yang mesti dipersiapkan baik administrasi maupun kegiatan adiwiyata di sekolah. “Karena adiwiyata sesungguhnya adalah penanaman karakter peduli lingkungan yang diharapkan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, bukan hanya sekedar saat akan lomba saja,” kata Rahmat.

Setelah Januari lalu MAN Tempel mengunjungi SMK Muhammadiyah Pakem untuk membentuk tim yang bertanggungjawab pada kegiatan peduli lingkungan seperti tim bank sampah, biopori, komposter, green house, sawah organik dan keanekaragaman hayati, hal itu belum dirasa cukup, maka tim dari SMK Muhammadiyah Pakem hendak melihat dengan langsung kegiatan tersebut di MAN Tempel.

Sementara Tim dari SMK mempelajari langsung praktek pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan di MAN Tempel. Mereka terkesan dengan kegiatan yang telah rutin dilakukan, misalnya lubang biopori, dengan adanya taman di tengah halaman dalam MAN Tempel yang setiap hari menggugurkan dedaunan kering, siswa-siswi MAN Tempel yang tergabung dalam tim biopori dengan senang memasukkan daun kering tersebut kedalam lubang biopori, sehingga dari lubang ini menghasilkan pupuk organik sekaligus menjaga sumber air. (mer/bap)

Sumber: yogyakarta.kemenag.go.id

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.