Siswa MAN 4 Sleman Produksi Kue Lebaran

Kemenag Sleman (MAN 4 Sleman) – Menjelang berakhirnya Ramadhan permintaan kue lebaran sebagai bagian dari tradisi merayakan Idul Fitri cukup tinggi. Berbagai produk penganan pun dijajakan di berbagai supermarket, pasar tradisional hingga warung-warung kelontong. “Beberapa siswi peserta program Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) melakukan praktek memproduksi kue kering khas lebaran. Produknya antara lain nastar, kastengel dan cornflake cookies pesanan dari Bapak Ibu guru Manesa,” jelas Umi Hidayati,S.P guru APHP usai mendampingi praktikan Kamis (6/5/2021) di ruang tata boga.

Umi menegaskan sejak praktek pertama, seluruh produk dipesan guru dan pegawai MAN 4 Sleman bahkan banyak yang tidak kebagian. “Hari ini anak-anak kita ajak praktek produksi lagi dan mereka cukup bersamangat. Minggu lalu anak-anak memproduksi roti serupa hingga 50 toples dan semua terjual. Mudah-mudahan ini jadi pengalaman praktek dan bagaimana melihat peluang bisnis,” lanjut Umi. Kali ini menghabiskan bahan baku tepung terigu protein rendah sebanyak 5 kg menghasilkan 20 toples kue kering, tegasnya.

Praktek produksi APHP MAN 4 Sleman dilengkapi peralatan mesin canggih merk GETRA dengan kapasitas produksi cukup besar. “Kapasitas Getra Gas Baking Oven 2 deck untuk 4 loyang besar ukuran 60 x40 cm. Mesin ini mempergunakan sumber energi listrik dan gas. Semua bisa diprogram mulai dari suhu, durasi waktu masak, terpantau sejak awal hingga selesai otomatis. Panas maksimal bisa mencapai 300 derajat, bisa memproduksi makanan dalam jumlah besar, sangat cocok untuk praktek produksi APHP sebagai bekal berwirausaha,” tegas Umi.

Kue kering produksi siswa-siswi MAN 4 Sleman ini diberi merek MANESA Cookies & Bakery. “Masih ada banyak permintaan, maka kami memberi tantangan kepada siswa. Dan Insyaalloh Sabtu 8 Mei akan praktek produksi lagi, guna memenuhi permintaan warga madrasah,” pungkas Umi. Mohamad Yusuf,S.Ag kepala madrasah menyambut baik pelaksanaan praktek produksi para siswa. Ia berharap program APHP bisa memberikan bekal life skills bagi siswa sehingga kelak menjadi warga masyarakat yang kreatif dan tangguh serta survive di jamannya. Mengingat masih pandemic, kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (eds)
Tetap Sehat dan Semangat #LawanCovid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *