Rotasi dan Penyegaran, MTs N 10 Sleman Memiliki Kepala Madrasah dan TU Baru

Kemenang Sleman (MtsN10 Sleman)-Mutasi atau pergantian pegawai dan pimpinan di suatu satuan kerja atau satker adalah suatu keniscayaan. Begitu pula yang terjadi di Mts N 10 Sleman (Matsesa). Madrasah riset dan digital ini mengalami pergantian dua pucuk pimpinan yakni kepala madrasah dan kepala tata usaha dalam waktu bersamaan.

Kepala Mts N 10 Sleman “tukar guling” dengan Kepala MTs N 5 Sleman. Kepala MTs N 10 Sleman Drs H. Busyroni Majid, M. Si dipindahtugaskan ke Mts N 5 Sleman, sedangkan Kepala MTs N 5 Sleman Hj. Etyk Nurhayati, S.Pd.I, M. Pd. beralih tugas di Mts N 10 sleman.

Dalam waktu bersamaan terjadi pula mutasi Kepala Tata Usaha Mts N 10 Sleman Sri Wulandari, SE, MM ke MAN 2 Sleman. Sebagai gantinya, Kepala TU MTs N 9 Sleman Hj. Istiqamah, S.Ag, kini bertugas di Mts N 10 Sleman.

Pisah sambut Kepala Madrasah dan KepalaTU Mts N 10 Sleman dilaksanakan Sabtu, 3 Juli 2021 di aula Matsesa. Hadir dalam kesempatan tersebut Pengawas Pembina MTs Drs. H. Muh. Qomarudin, M.Pd.I, Ketua Komite madrasah serta segenap guru dan pegawai Mts N 10 Sleman. Hadir pula perwakilan guru pegawai MTs N 5 Sleman membersamai Kamad Etyk Nurhayati.

Dalam sambutannya, Busyroni Majid mengungkapkankan perlunya keistiqamahan dalam pengabdian sejak awal ditempatkan hingga datang saat pelepasan, “Kita datang melaksanakan tugas dengan kebaikan, semoga Allah mengakhirkannya pula dengan kebaikan, “ujar Pak majid.

Tak dipungkiri, kepindahtugasan Pak Majid membawa rasa kehilangan bagi warga Matsesa. Semenjak SK CPNS 1995 hingga 2021, Busyroni mengabdi di Mts N10 Sleman. Terhitung 21 tahun menjadi guru dan 5 tahun sebagai kepala madrasah mengabdi di tempat yang sama. Kelekatan interaksi memajukan madrasah telah kokoh terjalin. Ungkapan rasa tercermin dalam sambutan perwakilan guru, pegawai, komite, dan pengawas. “ Pak Majid telah banyak membimbing kami untuk bekerja lebih baik, “ ungkap Siti Ruqoyah.

Kepala Madrasah MTsN 10 Sleman yang baru Etyk Nurhayati, dalam sambutannya memaparkan bahwa mutasi yang ada karena melakanakan tugas negara . Untuk itu, Bu Etyk mengajak warga Matsesa untuk bersatu melanjutkan kinerja yang ada. “Saya bertekad untuk merangkul semua komponen untuk terus memajukan madrasah, “ pungkas Etyk.

Sebagai madrasah temuda di Sleman, MTs N 10 Sleman terus berbenah menuju madrasah riset, digital, dan tahfiz. Masyarakat semakin menunjukkan animo dan kepercayaannya.. Semoga Matsesa semakin maju dan diberkahi. (NSW/Hp)